Data Recovery Risk
Kita semua telah mengetahui cerita horor tentang seseorang yang membeli hard drive yang digunakan di pasar loak atau penjualan-penjualan barang bekas di garasi rumah dan kemudian menemukan setumpuk data pribadi yang tertinggal di drive pemilik sebelumnya.
Atau bahkan lebih buruk lagi, orang-orang mendapatkan kredit mereka dihancurkan begitu saja oleh para pencuri ID, dan dengan ID tersebut si pencuri mendapatkan penghasilan secara cuma-Cuma, sedangkan sebaliknya pemilik ID yang asli mengalami kerugian yang besar.
Anda mengatakan di dalam hati Anda “Itu tidak akan terjadi padaku,”, ”Aku akan menghapus semua file” atau “Aku akan melakukan format drive sebelum aku menjual hard drive yang ingin dijual.” Tidak bisa secepat itu! Bahwa data yang Anda pikir Anda telah menghapusnya sebenarnya masih tersimpan di drive Anda tersebut.
Ketika Anda menghapus file, maka yang terjadi sebenarnya adalah tidak benar-benar dihapus dari disk. Isi file tetap pada disk sampai file lain dituliskan di atasnya. Pada dasarnya hal yang sama terjadi ketika Anda memformat ulang hard drive. Sebagian besar data tetap utuh; ruang pada drive ini tersedia untuk ditulis di atasnya.
Software-software yang direkomendasikan:

